Desparate

1063 Kata

Thomas menangkup wajah Zara. "Tidak apa-apa, Zara. Mungkin belum saatnya kamu melupakan Yudha," kata Thomas. "Aku masuk ke kamar dulu ya. Mau mandi," kata Zara. "Oke, Zara. Aku juga mau ke kamar. Nanti kalau kamu butuh sesuatu ke kamar aku saja," balas Thomas. "Iya, terima kasih," kata Zara. Zara masuk ke dalam kamar. Saat sudah di dalam, Zara menutup pintu. Tubuh Zara luruh ke bawah bersandar pada pintu. "Daddy, Zara kangen. Arghh! Kenapa dengan aku sih?!" teriak Zara. Zara yang pusing dengan pikirannya sendiri berjalan gontai menuju walking closet. Di sana sudah ada berbagai macam jenis pakaian yang tersedia untuk dia. Ia mengambil sebuah kaos dan celana hotpants. "Aku bersih-bersih dulu deh. Otakku sepertinya perlu didinginkan," gumam Zara. Zara berjalan menuju kamar mandi. Saat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN