Rara berusaha tersenyum walaupun kakinya masih terasa sakit. "Gue enggak apa-apa kok," kata Arabella. "Enggak apa-apa apanya. Tuh, kaki lu aja berdarah gitu. Lu tunggu sebentar di sini,gue mau beli air buat bersihin kaki lu," kata Rara. "Iya, gue tunggu di sini ya. Buruan lu beli airnya, kasihan Linda dan Anton pasti nungguin gue," balas Arabella. Rara pergi untuk membeli air sedangkan Arabella tetap duduk di bangku taman. Mata Arabella memandang langit yang sangat indah berwarna biru serta awan-awan putih bersih. "Kapan, ya, gue bisa hidup normal? Kapan gue tidak diganggu mereka lagi?" gumam Arabella. Tidak lama Rara kembali sambil membawa air putih dan tissue kering. Rara menyiram kaki Arabella dengan air lalu mengelapnya menggunakan tissue hingga bersih. "Selesai. Yuk gue bantu lu

