SF 21

1998 Kata

Kumpulan pasir jika digenggam terlalu erat akan berceceran hingga tak lagi tersisa, namun saat membiarkannya bebas, pasir itu akan tetap berada ditempatnya seperti yang diinginkan. Perumpamaan itu sepertinya cukup tepat untuk menggambarkan seorang Kalandra Auriga Sagara saat ini. Dua puluh enam tahun hidup dalam bayang-bayang serta aturan ketat orang tuanya tak bisa membuat rasa ingin berontak pria itu padam. Justru rasa itu saat ini ia sedang meledak bahkan tanpa aba-aba sebelumnya. Sejak lahir ia telah dididik untuk menjadi pribadi bijak, penurut, serta hormat pada orang tuanya. Tak jauh berbeda sebenarnya dari anak-anak pada umumnya. Hanya saja, didikan itu sedikit lebih keras untuk Andra. Beranjak pada usia sekolah, orang tuanya memilih memasukkan Andra kecil ke sekolah internasiona

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN