Bab 15

877 Kata

Aku bergegas bersiap untuk menjalankan aktivitasku dan meninggalkan teman-temanku dalam pemikiran mereka masing-masing. Tanpa berkata aku langsung berjalan keluar dari posko. Teman-temanku menatapku dengan berbagai ekspresi. Aku berjalan menuju sekolah tempatku mengajar. Beberapa kali aku berpapasan dengan beberapa warga di jalan. Mereka bersikap baik tidak seperti yang dikatakan oleh Lia. Mereka terkadang bertanya mengenai beberapa hal, aku pun menjawabnya dengan senang hati. Begitu aku sampai di sekolah, anak-anak langsung menyambutku dengan penuh suka cita. Wajah ceria mereka mampu membuatku melupakan sejenak semua masalahku. Wajah mereka yang begitu polos seperti tanpa beban membuatku merindukan masa-masa saat aku masih seperti mereka. Saat-saat aku tidak pernah tahu yang namanya mak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN