Bab 20

930 Kata

Mentari pagi bersinar terang menyinari dunia. Burung-burung bersuara merdu bernyanyi menunjukkan betapa indahnya suara mereka. Semilir angin berhembus perlahan memberi kesegaran bagi siapa saja yang merasakannnya. Tapi aku tidak dapat merasakan semilir angin itu. Aku tidak dapat merasakan hangatnya sang mentari yang menyinari dunia. Dan aku tidak dapat mendengar merdunya suara burung. Aku terpuruk dalam kelamnya pemikiranku. Aku terpuruk dalam goncangan yang tidak pernah aku bayangkan sama sekali. Aku terpuruk atas keegoisanku selama ini. Aku berjalan gontai mengilingi halaman yang tidak begitu luas. Perlahan aku mencoba melihat sekelilingku, berharap aku akan menemukan Lia di sana. Berharap dia akan mengatakan kata-kata yang begitu menyakitkan hatiku. Berharap jika dia masih di sini dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN