"Sudah berhasil punya pacar kamu?" todong Aubrey begitu Jett membukakan pintu apartemennya. Mendengar kalimat sapaan yang menyebalkan dari tamunya, Jett mendengus sinis. "Jauh-jauh datang ke sini hanya untuk menanyakan hal itu?" "Jangan bilang 'hanya', Jett! Ini masalah penting!" gerutu Aubrey. Ia melenggang masuk ke dalam dan langsung duduk tanpa menunggu dipersilakan. "Kalau kamu tidak mulai mencari perempuan yang akan kamu nikahi, masa depan kita semua akan terancam, Jett." "Masa depan kita akan baik-baik saja, Bre," sanggah Jett. "Jangan sepelekan keputusan Ev, Jett!" seru Aubrey kesal. Ia benar-benar jengkel melihat Jett yang bersikap sesantai itu menghadapi permintaan Evrard. Sudah lima bulan berlalu dan belum ada tanda-tanda Jett akan segera menemukan kekasih. Mencoba berken

