S2 : Perkenalan

2115 Kata

Soraya menunduk saat sang ayah mempertanyakan benda yang ada di atas meja. Puluhan testpack yang ada di dalam kamar mandinya. Bodohnya kenapa Soraya tidak membuangnya, dan malah mengikatnya dalam kresek hitam. Sialnya lagi, saat dirinya muntah tidak sengaja menyenggol tempat sampah tersebut. “Soraya, jawab Ayah. Ini punya kamu?” “Iya,” ucapnya dengan suara yang pelan. “Jelaskan.” Kini suara Dharma terdengar sangat berat, seolah menahan amarah. Bahkan Ayahnya itu meminta Oma-nya untuk datang dan membawa anak anak pergi dari rumah. “Soraya, jelaskan semuanya.” “Mas,” ucap Amira mencoba untuk menghentikan Dharma dari menaikan nada bicaranya. Jujur saja, Amira sendiri kaget melihat hal ini, tapi dia mencoba untuk tenang. “Soraya jelaskan sekarang juga sebelum Ayah mencari pria itu dan me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN