Kami menjadi dekat karena nasib yang hampir sama yaitu gagal move on. Kemanapun selalu bersama sehingga orang berpikir yang tidak-tidak tentang kami. Laki-laki tampan, mapan, dan rupawan tapi tak pernah sekalipun pergi dengan wanita. Bahkan Ayah Ibu sampai mencecarku apakah aku berubah menjadi penyuka sesama jenis? Oh astaga! Hingga dua tahun yang lalu, saat Ibu mengunjungiku. Beliau bercerita kalau bertemu dengan Tante Hanifah di acara reuni. Kata Tante Hanifah, puterinya masih sendiri sampai usia 24 tahun. Bahkan tak sekalipun, ia membawa teman lelakinya ke rumah. Tante Hanifah menyampaikan pesannya kepadaku lewat Ibu. "Jeng Hanifah menyuruhmu pulang ke Jawa buat nikahin mantanmu yang gagal move on, kalau sampai saat ini kamu masih sendiri dan sama-sama gagal move on." Ibu mengutarakan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


