Bab 45

967 Kata

Bab 45Johny membungakan mulut Mayumi menggunakan satu telapak tangannya, sementara satu tangannya lagi masih melingkar erat pada perut Mayumi. Mayumi sudah mulai menangis, tapi Johny tidak kunjung melepaskannya. Beberapa kali Mayumi berteriak tadi, tetap saja tidak ada orang yang datang. “Diam atau aku akan melakukan lebih dari ini,” bisikan penuh ancaman itu kembali Mayumi dengar. Tidak peduli bagaimana perut terasa sakit karena dekapan yang begitu kuat, Mayumi terus coba memberontak. Dia masih belum bisa berteriak karena mulutnya masih didekap. Tidak lama setelah itu. Johny memutar tubuh Mayumi dan melemparnya di atas ranjang. Johny menarik dasi yang ia kenakan, lalu dengan cepat ia ikatkan pada mulut Mayumi supaya tidak berteriak saat dirinya mulai beraksi. Mayumi terus mencoba untu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN