Bab 28Mayumi tidak mau Frans kembali memanggilnya dengan suara lantang seperti waktu itu. Dia dengan cepat berlari menuju lantai atas untuk mengantar belanjaan milik Tuannya itu. Sampai di atas dan masih jauh dengan pintu kamar Frans, Mayumi kembali bertemu dengan Drako. Mayumi tersenyum dan menganggukkan kepala seperti biasanya. “Sepertinya kamu sangat sibuk?” tanya Drako. Ia berjalan lebih dekat. Mayumi tidak mungkin menghindar, karena itu tidak sopan. Meski Frans melarangnya untuk dekat dengan orang di rumah lain selain dirinya, tapi bagi Mayumi mereka semua tetap,bos di rumah ini yang harus dihormati. “Tidak juga, Tuan.” Mayumi tersenyum tipis. “Sebaiknya kamu istirahat kalau lelah. Frans memang orangnya suka memaksa.” Benar sekali apa yang dikatakan Drako. Mayumi sangat setuju d

