Bab 34Di dapur Mayumi sedang membuatkan kopi untuk Frans. Dari arah belakang, ada seseorang yang sedang tersenyum melihatnya. “Apa itu untuk kekasihmu?” “Ha?” Spontan Mayumi menoleh. Di belakangnya berdiri Pete sambil membawa botol minuman kosong berwarna biru. “Tuan. Pete? Sedang apa di sini?” Pete melenggak ke arah meja di mana ada sekeranjang buah dan poci berisi air putih. Ia mengangkat botol minumannya ke arah Mayumi. “Aku tidak bisa kalau tidak sedia air putih di kamar. Alu bisa kehausan sepanjang malam.,” ujarnya. “Ngomong-ngomong, apa Frans sudah menyatakan cinta?” tanya Pete. Mayumi yang sedang mengaduk kopi, mengerutkan dahi. “Apa maksud, Tuan?” Pete tersenyum saat air dalam poci itu mulai mengalir masuk ke dalam botol minumannya. “Aku sangat tahu seperti apa Frans itu.

