SELAMAT MEMBACA *** Arjuna dan Aruna tengah sibuk memilah undangan yang baru datang untuk nantinya di bagikan. Sejak tadi keduanya fokus dengan kegiatan masing-masing. "Sudah selesai?" Tanya Arjuna pada Aruna. Aruna yang semula fokus dengan undangan di tangannya lalu menoleh pada Arjuna. "Sudah." Aruna mengangkat beberapa undangan yang akan dia bagikan pada teman-temannya. Arjuna yang melihat undangan di tangan Aruna jumlahnya sedikit sekali. Merasa kurang puas. "Kok cuma segitu?" Tanya Arjuna dengan bingung. "Ya kan memang sedikit punya Runa Bang. Lagi pula siapa yang mau Runa undang?" "Teman kampusmu?" Ucap Arjuna lagi. Seingatnya Aruna itu punya penggemar di kampusnya. Laki-laki yang katanya ketua angkatan. Siapa itu namanya, Arjuna lupa. Jangan sampai manusia itu tidak menda

