S E L A M A T M E M B A C A *** "Abang ..." ucap Aruna dengan antusiasnya. Melihat Arjuna yang tiba-tiba datang kerumahnya. Laki-laki itu tiba-tiba sudah berdiri di depan pintu rumahnya, sambil menatapnya dengan tajam dan menggeleng pasrah. "Mana yang katanya kakinya patah itu?" ucap Arjuna saat duduk di hadapan Aruna. Sore sepulang kerja, Arjuna menyempatkan mampir kerumah gadis itu. Jangan tanya, berapa banyak pesan yang di kirimkan oleh Aruna sehari tadi padanya. Dari yang katanya kakinya nyeri, susah di gerakkan, mau jalan tidak bisa, bahkan katanya efek dari kaki membuat semua tubuhnya sakit sampai-sampai tidak nafsu makan. Sebenarnya di mana gadis itu belajar ilmu kedokteran sampai bisa mengaitkan kaki keseleo dengan tidak nafsu makan. Hampir saja Arjuna percaya dengan bua

