Setelah kejadian itu, sekolah kembali digemparkan dengan Adi yang sudah lama tidak terluka di sekolah kembali berdarah-darah dan bedanya kali ini adalah Adi merasakan sakit nya sedangkan yang pernah kejadian beberapa bulan yang lalu hanya sekedar perih sedikit tanpa rasa lainnya. Jefri yang mendapati sepupunya terluka lagi langsung bertanya kepada Panji selepas mereka mengantarkan Adi ke UKS. "Adi kok bisa sampe luka gitu?" Tanya Jefri dengan panik. Pasalnya ia bahkan bisa melihat tetesan darah yang ada di koridor kelas sampai menuju UKS. Panji menggeleng pelan, bukan tidak tahu tapi ia tidak berhak menyampaikan apa pun saat ini sampai Adi sendiri yang bersedia untuk cerita. "Tanya langsung sama Adi atau Kevin, Jef. Gue gak berhak buat cerita." Jefri mengangguk lalu menuju UKS da

