Bayi yang Menangis

1060 Kata

Aku menyenggol tangan Nia. Banyak yang menjadi saksi memar di tubuh bayi yang terus menangis itu. Bukankah kelihatannya ia mengalami kekerasan makannya ia menangis terus? Tapi rupanya Nia tidak sepaham meskipun ia dan aku saling tatap tatapan. Kami tidak berani bilang secara langsung karena ibu dan nenek si bayi masih ada di depan kami. Akhirnya, kami hanya menyimak apa yang terjadi. Nyai, setelah kembali dengan minyak dan bawang merah itu kemudian menggendong bayi yang aku tidak tahu pasti usianya berapa. Sepertinya sudah cukup besar, mungkin sekitar enam atau tujuh bulan. Selain terus menerus menangis dan luka hitam yang ditemukan di tubuhnya, tidak ada hal lain yang terlihat janggal. Bayi itu bertubuh besar, tidak kurus seperti kurang asupan asi. Nyai memijat pelan bayi yang kini su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN