Bab 23

237 Kata
Arya sedang duduk di sofa ruang keluarga sambil menonton televisi, di depannya sebuah kotak obat, dia ingat pesan Lily untuk mengganti plester luka di pelipisnya diambilnya obat luka tersebut untuk dipergunakannya, menggunakan cermin kecil untuk membantunya melihat luka "sini ku bantu mengoleskannya" suara Anna mengagetkan Arya "Kenapa kamu keluar dari kamar... seharusnya kamu istirahat...." kata Arya "aku sudah banyak istirahat... capek jika harus rebahan terus...." Anna duduk disamping Arya dan mengambil obat oles dari tangan pria itu Anna mengoleskan obat di kening Arya sambil meniup niup pelan agar mengurangi rasa sakit, akan tetapi bukan rasa sakit yang dirasakan Arya tetapi rasa gugub dan jantungnya sedikit lebih kencang berdetak disaat itu tak sengaja mata mereka bertemu dan saling berpandangan, Anna merasakan debaran di dadanya, dia merasa gugub saat menatap mata pria tampan itu Arya mengalihkan pandangannya sambil berdehem untuk menetralisir jantungnya, begitu juga Anna mengalihkan pandangannya sambil mengambil plester luka dan menempelkannya "aku mau keruang kerja dulu... ada yang mau aku kerjakan...kamu istirahat saja" Arya mengalihkan rasa gugubnya sambil meninggalkan Anna berjalan menuju ruang kerjanya Anna terdiam sambil berusaha mengartikan perasaannya "ada apa dengan diriku... kenapa aku merasa gugub berhadapan dengannya...kenapa jantungku berdebat debar... apa aku jatuh cinta...tidak...tidak...ini tidak mungkin, mungkin ini perasaan bersalah ku saja..." sedangkan Arya di ruang kerjanya berpikir mengenai perasaannya yang semakin mantap kalau dia mencintai Anna "aku semakin yakin untuk merebut hatimu dari laki laki itu...aku akan menggunakan caraku sendiri untuk mendapatkan hatimu"
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN