Lynelle meninggalkan ruangan Marta dengan emosi yang kacau. Dia mengepalkan tangannya erat-erat, ingin menumpahkan semua rasa sakit, tetapi tak kuasa. Bibir indahnya melengkung, membentuk senyum kekalahan. Di dunia ini, dia pernah mengalami banyak kekecewaan dan rasa sakit. Salah satunya, rasa sakit yang pernah Marta torehkan untuknya. Sayangnya, rasa sakit itu hanya akan dianggap sebagai angin lalu di mata Marta dan tak dianggap serius. Lynelle dipaksa oleh keadaan untuk memaafkan wanita itu. Karena bagaimanapun juga, status Marta adalah ibu angkatnya. Seseorang yang mengambil dirinya dan bersedia memberikan perlindungan. Hutang budi inilah yang membuat Lynelle mampu bertahan di balik kendali Marta selama bertahun-tahun. Lynelle menatap burung liar yang terbang di langit dan hatinya t

