Lynelle berdiri di sebuah balkon hotel mewah di Las Vegas. Wajahnya terlihat muram. Kecantikan yang ia miliki tampak layu karena ekspresi gelap. Sebatang rokok terselip di antara jari jemari tangan, mengepulkan asap samar dengan aroma nikotin kuat. "Edgar belum mati. Dia masih hidup!" Sebuah suara yang sangat akrab terdengar di telinga Lynelle dari ear phone otomatis yang ia gunakan. "Oh, benarkah? Bagaimana bisa? Aku sudah meracuninya sesuai yang kau intruksikan!" Meskipun suara Lynelle diwarnai dengan keterkejutan, tetapi air mukanya menunjukkan ketenangan. Jika ada orang yang melihatnya sekarang, mereka pasti tahu reaksi Lynelle hanyalah sebuah sandiwara belaka. "Kau yakin telah meracuni Edgar dengan dosis yang aku minta?" Marta terdengar tak suka. Satu-satunya kesempatan untuk me

