• Kepalanya berdenyut, sumpah serapah segala u*****n kasar, bahasa bonbin pun diluapkan tanpa aral berarti dari mulutnya. Seandainya ada samsak kayaknya cowok itu udah memukulinya tanpa ampun. Ketukan di pintu kamarnya nyadarin dirinya kalo dia nggak sendiri di sana. "You okay?" tanya Oka penuh iba. "Gimana gue bisa baik-baik aja Ka. Cewek uler emang. Baru kali ini gue nafsu pengen bunuh orang, Ka!" dengkus Abeen. Tampak keringat membasahi wajahnya Abeen keliatan emosi banget. "Abis gue, Ka! Apa yang harus gue lakuin, coba?" dia ngusap wajah basahnya. "Gue nggak habis pikir, darimana dia dapet foto lo. Ntar... Lo ambil fotonya nggak?" "Nih, hampir gue sobek sih. Tapi dia bilang dia punya masternya," Abeen ngeluarin foto dari saku celana baggy-nya. "Lo belum kasih tahu Marvel?

