31. sembilan tanjakan

1630 Kata

• Sepeninggal Nenek Mae, Abeen nggak pernah ngebayangin hidupnya akan berubah sedramatis dan sedrastis ini. Boleh dibilang dia kayak kejatuhan durian runtuh, atau kejatuhan bulan, pokoknya yang artinya mendapat sesuatu yang nggak disangka-sangka. Bahkan dalam mimpi pun nggak. Berharap juga nggak. Usai rapat keluarga yang terbilang alot, karena begitu banyak interupsi dari pihak sebrang,--pihak keluarga Nenek Mae, anak-anak tirinya Nenek Mae-- yang ternyata nganggap kalo semua itu rekayasa. Dan nganggap kalo Abeen nggak berhak mendapat harta waris. Namun semua interupsi itu gugur begitu pengacara keluarga dan notaris memaparkan isi wasiat Nenek Mae dan setelah menghitung waris sesuai dengan ahli waris yang seharusnya. Meski begitu tetap saja Janti dan saudara yang lain seolah nggak t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN