•• Benar saja, tiga hari Abeen nggak nemuin Maria di kampus maupun di cafe. Marvel pun raib. Komunikasi terbatas. Seolah Marvel pun sengaja menghindarinya. Sesekali ia mendengar Han bicara dengan Marvel di telpon. Abeen makin ketar-ketir dan penasaran tentunya. Cemas tepatnya. Apa Maria baik-baik aja? Seolah de'javu. Mengingatkan hal yang sama pernah ia alami. Dan jujur, Abeen takut itu kejadian lagi, nggak mau mereka dijauhkan lagi. Marvel dan Maria nggak berhasil ia temui. Semua seolah buntu. Nggak ada hasil usahanya selama ini. Kalau pun menelpon Marvel selalu berakhir dengan reject-an cowok itu. Abeen kesal bukan main! "Han." Cowok bermata besar itu menoleh. Ia tahu sahabatnya itu pasti kelimpungan dan saat ini ia butuh bantuan. Tapi... "Apa?" "Please, bantu gue." Han berdeca

