Aiden menatap dalam diam wanita yang tertidur pulas di dalam pelukannya. Napas Adelia sudah teratur setelah menangis dan terus memohon pada Aiden. Aiden terus memeluk Adelia. Mengelus punggung perempuan itu dengan lembut sampai tangis Adelia mereda. Cengkraman Adelia pada kaus Aiden sudah terlepas. Kini pipi wanita itulah yang menempel di dadanya. Mata Aiden menelusuri setiap lekuk wajah sempurna Adelia, wajah wanita itu tampak halus bahkan pori-porinya tidak terlihat. Walau tanpa polesan makeup, kecantikan Adelia seolah menolak pudar. Tangan Aiden bergerak ke pipi Adelia. Mengusap sisa-sisa air mata wanita itu dengan lembut. Aiden melakukannya berkali-kali, ada hal yang membuat Aiden tidak nyaman sedari tadi. Dia merasa tidak suka melihat Adelia menangis. Dia merasa mendadak tida

