Part 26

1500 Kata

Aulia Azzahra “Kenapa pagi-pagi sekali pulangnya. Masih gelap juga ini.” Intan memasukkan kue-kue sisa acara semalam. Bukan kue sisa, tapi Bibi memang menyisakan buat aku bawa pulang. “Mas Bisma ngajak segera berangkat, katanya ada urusan penting siang nanti.” Sebenarnya aku tidak mau pulang pagi ini, pasti mas Bisma janjian dengan Risa. Semalam saja setelah kami berdebat, bukannya minta maaf dan membujukku, dia malah sibuk dengan handphone-nya kemudian masuk ke kamar. Aku yang sedang marah akhirnya memilih tidur di kamar Bapak. Dasar lelaki tidak peka. Dari dulu Mas Bisma memang tidak peka, tidak berperasaan dan anehnya kenapa aku suka sama dia. Lelaki tampan banyak, aku sudah bertemu dengan beberapa model pria yang sempat berkenalan waktu aku jadi model, tetapi lelaki setipe denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN