63. Enam Puluh Tiga

1120 Kata

Detik selanjutnya setelah Aran memejamkan mata, satu sentuhan lembut terasa di bibirnya. Hanya sekilas, tidak lebih dari satu detik sesuatu itu mendarat di bibirnya. Mata Aran masih terpejam, seolah menunggu sesuatu, namun tiba-tiba ada Aran merasakan ada pergerakan, ada yang hilang hingga gadis itu membuka matanya. "Untuk sekarang itu cukup. Aku sadar kamu mungkin masih takut untuk perubahan yang besar, jadi kita bisa pelan-pelan kalau kamu memang mau menyesuaikan diri. Aku akan tunggu sampai kamu memang benar-benar siap dan terbiasa dengan kita." Noel berbaring di samping Aran, menatap langit-langit hotel yang serba putih di tengah pencahayaan yang temaram Aran menoleh ke arah Noel, menatap pria itu dari samping. Gadis itu tidak mengatakan apa pun, pada akhirnya juga ikut menatap langi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN