47. Empat Puluh Tujuh

1085 Kata

Tidak. Aran tidak melanjutkan drama-nya sejak ditinggalkan Varo kok. Ia memang tidak banyak bicara, tapi tetap mengikuti Noel setelah pria itu menawarkan tumpangan. Bilangnya sih tumpangan, padahal jelas-jelas Noel ke kampus Aran memang untuk menjemput, meski sebelumnya menemui seseorang di kampus itu lebih dulu karena ada hal yang perlu pria itu bicarakan—katanya. Sejak mobil Noel melaju lima menit lalu, tidak ada suara yang keluar dari dua anak muda itu, hanya deru mesin mobil yang terlampau halus, atau bunyi ac yang samar terdengar. Beberapa kali Noel melirik gadis di sampingnya, yang lebih memilih melempar pandang ke jalan yang mereka lewati. Seharusnya Noel tidak gugup. Toh mereka bukannya tidak bicara sama sekali selama rentang waktu dua tahun berpisah itu. Kadang—meski sangat jara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN