52. Lima Puluh Dua

1204 Kata

“Jelasin ke Ayah. Gimana bisa—gimana bisa kamu berpikir untuk menikah di usia segini?” Sang Ayah terlihat benar-benar tidak habis pikir. Putrinya, yang baru berusia 19 tahun sudah mengatakan hal-hal yang di luar bayangan Gibran sebagai ayahnya. Mereka kini berkumpul di ruang keluarga, sepulangnya Noel dari rumah itu setelah mengatakan tujuannya, Gibran langsung meminta anggota keluarganya berkumpul di sana. “Jawab Ayah, Aran.” Gibran memanggil nama putrinya, yang masih diam sejak pertanyaan pertama tadi dirinya lempar “Ya kenapa nggak, Ayah? Apa yang salah dengan usia Aran? Bukannya di usia Aran ini udah masuk usia yang legal untuk menikah?” Mendengar jawaban putrinya yang malah balik bertanya, membuat Gibran menutup wajah dengan satu tangan. Pria yang sudah menginjak usia awal 50-an

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN