Part 28

1504 Kata

Waktu makan malam, Agri berjalan cepat-cepat ke arah pintu utamanya seakan bahwa sapaan dari para bodyguard dan pelayannya hanya sekedar angin lalu. Agri tak memperdulikan kehadiran mereka. "Selamat malam tuan besar," sapa para pelayan. Agri melewati mereka begitu saja. Berjalan cepat ke arah kamarnya dan membuka kamarnya. Ceklek Agri masuk dan berjalan masuk lebih dalam lagi, ia akan masuk ke dalam kamar rahasianya, kamar dimana ada Lia di dalamnya. Ceklek Bunyi pintu kamar rahasianya dibuka, dengan cepat Agri masuk dan menengok sana-sini mencari keberadaan Lia. Matanya menyipit ketika tak menemukan gadis polosnya di berbagai sudut kamarnya. Rahangnya mengeras kuat. Agri berjalan keluar kamarnya, para pelayan dan bodyguard sudah berjejer rapi berdiri di depan pintu kamarnya. Bra

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN