Bab 53

1697 Kata

“Masuk.” Lintang mengangguk mendengar perintah datar Indri. Melangkah masuk ke ruang VVIP rumah sakit, tempat Anwar di rawat. Andai pria itu tidak memintanya datang, Lintang tidak akan pergi ke rumah sakit meskipun mendengar pria itu jatuh sakit. Memang sekeras itulah, hati Lintang saat ini. Menurut sopir keluarga Dewantara yang menjemput Lintang di rumah, Anwar sudah berada di rumah sakit selama tiga hari. Sepulang dari luar kota, kesehatan Anwar menurun dan harus dilarikan ke rumah sakit dengan segera. Sepertinya, kelelahanlah yang menjadi pemicu hingga pria itu harus mendapatkan perawatan dengan segera. Lintang melihat Biya di sofa. Gadis yang tengah memandang ponselnya itu, melirik datar sekilas pada Lintang. Namun, Lintang tidak mau repot-repot menyapa, apalagi menggubrisnya. Yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN