“Terus, kapan Mama sama papa, nikah?” “A-apa?” Pertanyaan yang dilempar Rama, seketika membuat Lintang tergagap. Apa bocah itu sudah mengerti dengan arti kata menikah? Lintang yakin, pasti ada seorang provokator yang mempengaruhi Rama sehingga bisa bicara seperti itu. Kemudian, ia pun menoleh pada Raga. Dari ekspresi wajahnya, pria juga tampak terkejut dengan pertanyaan Rama. Lintang menyimpulkan, bukan Raga sang provokatornya. Lantas … siapa? “Kapan, Mama sama papa nikah?” ulang Rama memberi pertanyaan yang sama dengan tidak sabar. Lintang menelan ludah dan saling lempar pandang dengan Raga untuk beberapa saat. “Nikah?” Lintang terkekeh garing sambil memijat leher bagian belakangnya. “Kenapa Rama tanyain itu?” Rama mengendik dengan wajah polosnya. “Om Safir bilang ke oma, katanya ma

