Bab 69

1317 Kata

“Sssttt …” Raga meletakkan telunjuknya di bibir. Memberi isyarat pada Rama, agar tidak mengeluarkan suara apapun. “Rama masuk duluan. Pelan-pelan, biar mama nggak bangun,” titahnya berbisik, sambil membuka sabuk pengaman Rama yang duduk di sebelahnya dengan amat perlahan. Setelah melakukan quality time bertiga sejak pagi, Lintang berakhir dengan tertidur pulas di kursi penumpang bagian belakang. Gadis itu masih duduk, sambil memeluk tas ranselnya dengan erat. Rama mengangguk. Ia sudah tidur lebih dulu siang tadi, jadi saat ini sudah tidak merasa mengantuk. Rama hanya merasa lelah, dan ingin segera merebahkan diri di kamarnya. “Terus, mama gimana?” tanya Rama tidak kalah pelan, sambil melihat ke belakang. “Nanti …” Raga ikut melihat ke belakang. Dalam remang penerangan lampu pelatar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN