Elvira membuka matanya yang terasa sangat berat. Namun begitu menyadari kamar itu adalah kamar yang selalu ia tempati saat berada di rumah Kalvin hatinya tiba-tiba mencelos. Ia merasa kecewa dan kosong secara bersamaan. Terasa sangat hampa. Padahal dua malam kemarin ia selalu berada di kamar Kalvin, berbagi tempat tidur yang sama, berbagi selimut yang sama bahkan mereka berbagi bantal yang sama pula. Tapi kenapa malam ini ia berada di kamarnya lagi? Pikiran buruknya mulai merajalela. Berbagai pertanyaan juga terus saja merasuki pikirannya satu persatu. Tentang. Kenapa Kalvin memindahkannya ke kamar ini? Kenapa Kalvin juga malah meninggalkannya sendiri begini? Kenapa Kalvin tak ada disisinya lagi? Kenapa? Kenapa jadi begini? Elvira menutup mata kembali kemudian memiringkan po

