"Iyah!" jawab Christina sedikit ragu sambil menyelidiki pemikiran Amar. "Baiklah!" tandas Amar. "Jika itu kemauan kamu, kita akhiri sekarang hubungan ini! Aku juga tidak bisa hidup bersama wanita pembangkang!" geram Amar dengan segala emosi terpendamnya. Biasa dia melampiaskannya kepada Rheiny. Namun, wanita itu kini sudah tak bersama dengannya lagi. Amar membutuhkan sesuatu atau seseorang untuk melampiaskan segala rasa gundah dan kesal dalam dirinya. Sekarang perasaan itu dia lampiaskan kepada Christina. "Sekarang aku minta kamu keluar dari Apartement ini sekarang juga!" perintah Amar dengan tatapan tajam mengarah pada Christina dan dapat Amar lihat, jika wanita tercengang tak percaya kalau Amar berani mengusirnya. "Keluar dan jangan berani-beraninya membawa satu barang atau apa pun

