JM-69

1059 Kata

“Huh?” Jhon terkejut mendengarnya kemudian menarik napas panjang. “Tenanglah, apa kau bisa menceritakan masalahnya dari awal?” tanyanya pelan. Barbara masih sedih, dan Jhon membiarkannya begitu hingga beberapa menit. Setelah selesai meluapkan kekecewaan, Barbara pun mengatakan semua pada bosnya itu. Kejadian bermula ketika ada seorang pria yang mengikuti wanita dari kampus. Sepanjang perjalanan, dia sudah mampir di beberapa toko untuk melarikan diri, tetapi pria itu masih saja mengikuti dari belakang. Dia panik dan baru menghubungi nomor darurat setelah 10 menit kemudian. Ketika berhadapan dengan operator, wanita itu mengarahkan langkah menjauhi rumah karena takut kalau pria itu tahu rumahnya, maka bisa diikuti seterusnya. Operator mendengar suaranya bergetar karena kecemasan. Meski su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN