Para polisi sudah tiba dan pihak apartemen juga datang. Mereka meminta maaf pada Barbara karena sudah mengizinkan tiga pria itu masuk tanpa meninggalkan kartu identitas. Selama ini mereka memang terkenal sebagai tukang pipa, jadi tidak menaruh curiga pada kedatangan yang diduga pasti karena sebuah panggilan sehingga keakraban antara satpam dan pelaku bisa diselidiki lebih dalam lagi nantinya. Setelah semua orang selesai mengambil informasi di rumah Barbara, wanita itu duduk termenung di sofa. Jhon menuju dapur untuk membuatkannya minuman hangat. Jhon ikut duduk di sampingnya, memberikan segelas air hangat. "Minum dulu supaya kau lebih tenang." "Terima kasih, Jhon!" Barbara mengambilnya kemudian meneguknya. Barbara sendiri mengaku tidak mengenal mereka. Ketika memanggil tukang pipa, tib

