Pernikahan Carla dan Samuel menjadi perbincangan sebagian besar warga negeri itu. Keluarga Samuel sudah menyiapkan pernikahan yang di akan dilaksanakan satu bulan lagi. Samuel memang mempercepat pernikahannya karena dia takut jika Carla berubah pikiran. Meskipun terkesan sangat mendadak, tapi semua orang sangat antusias menyambut pernikahan putri tunggal Fransisco. Nama Fransisco masih begitu melekat di hati masyarakat meskipun dia telah tiada. Semua begitu cepat, kondisi Carla yang masih belum bisa memahami keadaan, membuatnya pasrah dengan pernikahan yang direncanakan Samuel. Keluarga Samuel meyakinkan Carla bahwa orang tua Carla menyerahkan urusan pernikahan itu pada Samuel. Carla akhirnya menyetujui dan mengikuti apa yang mereka rencanakan. Kabar pernikahan Carla membuat Dareen sepe

