Bugh!! Bogeman mentah mendarat di wajah Jaka. Si pelaku hendak melayangkan kembali namun di urungkan kala melihat tatapan bersalah pria itu. “b******n!!” decak Andi berbalik berkacak pinggang. ia punya alasan melakukan hal tersebut pada Jaka sebab menurutnya sahabat bodohnya itu melakukan kesalahan. Pantas saja sedari tadi tatapan menusuk dan mengintimidasi dari Bara terus di layangkan pada Jaka, ternyata.. hhh.. Andi menghela nafas berat mengingat penjelasan dari Jaka. Jaka menyandarkan punggungnya, perasaan bersalah semakin membuat hatinya gelisah belum lagi tangisan mereka dibawah sana semakin menambah beban pikiran pria berlesung pipi itu. Dia benar-benar tidak sengaja mengorbankan seseorang demi keselamatannya. Dan tanpa berkata apa-apa lagi Andi meniggalkan Jaka berhar

