Dinda terus melangkah maju hingga membuat Intan tersudut dan berhenti di ujung dinding ruangan nya, sementara Dinda sendiri terus mengumpat Intan dan menyebutnya sebagai pelakor. Perusak rumah tangga orang dan dia sendiri lah yang menjadi korbannya, begitu marah dan bencinya Dinda pada Intan saat itu hingga ia terus saja mencaci Intan, sementara Intan sendiri seperti tidak ada nyali lala seorang diri. "Dinda, cukup, berhenti di situ, harusnya lo jangan hanya menyalahkan gue, coba salahin juga itu suami lo, karena sebenarnya yang mencintai gue itu adalah suami lo, bukan cuma gue," ucap Intan yang saat itu merasa tidak terima ketika Dinda hanya menyalahkan dirinya. "Kalau aja lo sebagai wanita nggak gatel, mungkin aja suami gue nggak akan tertarik sama lo Intan, lo kegatelan jadi wanita, m

