"Ruang tamu berukuran 10 × 12 meter itu kini menyisakan lengang. Tamu penting yang bagi Tio pribadi tidaklah penting telah memasuki ruangan itu sejak 5 menit yang lalu. Ron melemaskan tubuhnya, duduk sopan di serong kiri Tio, sedangkan tamu mereka, laki-laki tua berperawakan 50 tahunan diam dengan wajah datarnya, di sebelahnya ada laki-laki dengan setelan orang kantoran, mengenakan kacamata dan duduk dengan elegan, di atas meja tepat di depannya, ada tumpukan dokumen. Terakhir, laki-laki dengan kemeja abu-abu tua bertubuh besar dengan porsi muka menyebalkan duduk di samping Ron. 10 menit kemudian, ruangan itu tetap menyisakan lengang. Tak ada yang memulai topik pembicaraan atau sekedar melucu dan bertingkah bodoh untuk mencairkan suasana maha aneh ini. Ron melirik kakak besarnya, kemba

