Mobil Ray berhenti setelah memasuki gerbang rumah orang kaya dengan cat berwarna abu-abu muda itu. Di samping teras pintu utama ada ruang bagasi, Ray yakin sekali di dalam bagasi itu ada lebih 10 mobil, terbukti dari pintu bagasinya yang bisa membawa masuk langsung 4 mobil dengan mulus dan lancar. Sebelum turun Lily melirik jam tangannya, memperbaiki tampilan rambutnya, mengamati Ray dari bawah sampai atas. "Baiklah, ayo turun!" ucap Lily keluar duluan dari mobil Ray, memberi kode agar Ray memberi celah di lengannya agar Lily bisa menggandeng Ray saat masuk ke dalam rumahnya, bertemu dengan keluarga besarnya. "Apa harus gandengan?" tanya Ray risih, dia sudah terlampau malas karena waktunya habis sia-sia selama 30 menit untuk bermenung menatap jalanan, dan kini dia harus berdrama di depan

