Chapter 17

1518 Kata

Hari Bersejarah Lantunan selawat dari para tamu undangan membuat suasana semakin haru. Pengulangan akad yang di lakukan sebagai syarat legalitas untuk mendapatkan buku nikah harus dilakukan Zaki. Untuk ke dua kalinya dia mengucapkan akad nikah dengan perempuan yang sama tentunya. Binar cahaya kebahagian yang terpancar dari Aisyah sangat kentara sekali. Jika, pada akad sebelumnya dia tidak bisa melihat masnya mengucap janji mitsaqon gholizo. Kini, dengan tetes-tetes air mata kebahagiaan dia mendengar dengan lantang lelaki yang telah menganugerahinya begitu banyak cinta mengucap akad. Penuh wibawa seorang Elang Naqi Zaki memberi stempel halal kepada Aisyah Laila Ramadani sebagai miliknya. Burhan dan Endang tampak puas dengan lelaki di depannya kini. Dengan ikhlas mereka melepas putri satu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN