Selesai mengantar Sesyl pulang, Liandra bergegas ke kantor Zeline. Ia sangat takut jika harus kehilangan orang yang sangat ia cintai. Liandra langsung masuk ke ruangan Zeline dan melihat calon istrinya sedang bergelut serius dengan laptopnya hingga tak menyadari kedatangannya. Ada sekitar lima menit Liandra memperhatikan Zeline hingga pada akhirnya Liandra berinisiatif mematikan laptop Zeline dan membuat sang pemiliknya kaget. Zeline menghentikan aktivitasnya. Menatap malas Liandra yang tersenyum padanya. "Ada apa datang kemari?" tanya Zeline malas. "Ngapelin calon istri" jawab Liandra tanpa rasa bersalah. "Ini masih jam kerja" balas Zeline masih dengan nada malasnya. "Aku minta maaf" ucap Liandra. "Untuk?" tanya Zeline cuek. "Untuk yang tadi" "Oh" hanya kata itu yang terucap dari

