Terimakasih, sudah hadir dalam hidupku. Terimakasih, sudah memberikan yang terbaik untukku. Aku takBu tau, apa jadinya diriku tanpamu. Terimakasih suamiku, terimakasih untuk semuanya. Dengan telaten, Liandra melatih Zeline untuk berjalan. "Sayang?" "Iya" Liandra, menatap istrinya. Menghentikan aktivitasnya. "Aku ingin duduk" kata Zeline. Pelan, Liandra menuntun Zeline. "Kamu mau makan, biar aku suapin" tanya Liandra. Zeline, menarik tangan Liandra saat Liandra hendak mengambil makanan. Zeline, menggelengkan kepalanya pelan. Menatap suaminya dengan sejuta pertanyaan. Liandra, yang paham tatapan istrinya, membalikkan badannya dan di kursi di depan, Zeline. "Dimana anak kita?" tanya Zeline tanpa basa-basi. Ingin rasanya Liandra menghindar. Ia tak tau harus berkata apa. "Sayang, dimana

