Malam hari di apartemen Liandra, waktu menunjukkan pukul sebelas malam namun mata Liandra masih enggan untuk terpejam. Dia masih kepikiran akan ucapan Damar. Ada benarnya yang di bilang Damar, dia harus memberi kepastian pada Laura bukan hanya cuma menghindar. Siapa tau Laura bisa membantunya untuk membatalkan perjodohan ini. Ya dia akan menemui Laura besok. Karena lebih cepat lebih baik, dia tak ingin Damar berubah pikiran. Dia tak ingin Damar menjauhkannya dari Zeline. Ya.. Damar bisa melakukan apapun yang dia mau, maka itu Liandra harus selalu antisipasi apa lagi Damar begitu menyayangi adik semata wayangnya itu. Apalagi tadi Damar sudah memperingatkannya. Sedangkan disana, di kediaman tuan Permana. Damar sengaja menyuruh adiknya untuk tidur di rumah, tak ingin jika Liandra datang ma

