Puas marah pada keadaan yang saat ini tidak lagi mendukung aksinya seperti biasa, Bintang mengangkat wajah dan menginjak gas mobilnya secara tiba-tiba. Rasanya, ia ingin mati saja karena tidak sanggup lagi menahan rasa kesakitan seperti ini. Setelah pemikiran itu muncul, tiba-tiba saja ibliis jahat kembali merasukinya. Dengan segera, Bintang menahan laju kendaraan. Ia menginjak rem sekuat tenaga, hingga mobil yang dikendarai, berputar tidak terkendali. Ia hampir menabrak pembatas jalan dan kendaraan roda dua yang melintas. Syukurnya, semua dapat diselesaikan dengan baik dan Bintang harus merogoh kocek dalam kali ini. Bagian depan mobilnya cukup ringsek. Ia pun semakin kesal hingga berulang kali memukul kap mobil tersebut. Sadar hampir mati karena tidak konsentrasi, Bintang kembali fok

