Lima tahun yang lalu, lima bulan sebelum Leonaga bertolak ke London untuk melanjutkan studi doktoral nya. Jam menunjukan pukul dua dinihari ketika ia mendapatkan on call dari kepolisian untuk melakukan visum kepada korban gantung diri yang ditemukan di sebuah gedung kosong. Sesuai sumpah dokter yang pernah terucap, ia tidak bisa berkata "tidak" jika sebuah tugas memilih dia untuk segera di selesaikan. Diantar oleh Philip karena kondisinya yang masih mengantuk berat akibat begadang menyelesaikan pekerjaan, ia bertolak menuju Rumah Sakit Akademik. Kondisi area instalasi forensik sudah ramai dengan beberapa petugas kepolisian berjaga di luar ruangan. Sedikit bergegas, Leonaga segera berganti memakai alat pelindung diri sesuai standar operasional prosedur. Dibantu beberapa dokter residen yang

