"Jadi, kau belum mau bekerja di sini?" tanya Tristan pada Bumi. Kini keduanya berada di ruangan Tristan. "Aku hanya ingin melihat-lihat terlebih dahulu dan mempertimbangkan. Kak, apa kau dekat dengan ketua teknisi tadi?" tanya Bumi langsung. "Tidak terlalu, hanya hubungan biasa antara atasan dan bawahan. Ada apa?" tanya Tristan dengan rasa penasaran. "Tidak ada. Aku merasa seperti pernah melihatnya sebelumnya." Tristan hanya mengangguk dan Bumi tidak melanjutkan pembicaraan tersebut. Setelah berbincang sebentar, Bumi pun pamit. Tidak lama kemudian, dia mendengar pembicaraan seorang perempuan melalui panggilan. Sepertinya perempuan tersebut membutuhkan uang dan berencana untuk meminjam kembali dari bosnya. Setelah Bumi memperhatikan lebih baik, ternyata itu adalah pramuniaga yang men

