17. Bukan Orang Desa Biasa

1381 Kata

"Sayang, tunggu sebentar ya, jangan ditutup panggilannya. Ini mata mama perih kena busa sampo, mau dibilas dulu." Starla memejamkan matanya. Suasana haru yang Venus rasakan seketika memudar, sang mama ikut menangis bukan karena dirinya, tapi karena mata perih terkena busa sampo. "Halo, Kak Venus?" Ponsel Starla sudah kembali kepada si kecil Ariel. "Kak Venus, kapan pulang?" Di seberang sana, Venus tersenyum sembari menghapus jejak air matanya. Dia membayangkan wajah menggemaskan milik Ariel. "Ariel," panggil Venus. "Kak Venus, Ariel kangen. Semuanya kangen. Ariel sering nangis sampai rumah banjir karena kangen Kak Venus," kata Ariel mulai berlebihan. Venus tersenyum hangat mendengarnya. "Iya, Kakak juga kangen Ariel, Mama, Papa, dan semuanya." "Ayo pulang. Ariel jemput. Ariel s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN