Balikpapan… William membawa Indira ke rumah lama mereka, kontrakan yang masih sama seperti dahulu kala. Hanya saja cat warnanya sudah berubah mengikuti tempat lain. Dira berdiri diambang pintu matanya menatap kedalam kontrakan, ambal,tv, kipas angin semua masih sama ditempatnya. Will memegang bahu Dira dan membawanya masuk. Indira masuk kedalam kontrakan dan mengarah ke kamarnya dulu. Ia menekan handle pintu dan terlihatlah isinya. Dira tertawa pelan kamar ini masih sama bahkan seprei dan tata letaknya masih seperti beberapa tahun yang lalu. ‘’Aku selalu menjaga tempat ini sampai tuan rumahnya pulang. Semuanya masih sama.’’ Kata William ketika Dira duduk dipinggir kasur sambil mengusap seprei yang bersih, tidak ada debu atau kotoran sedikitpun disini. William ikut duduk disamping In

