Dira kira berhubungan intim itu enak ternyata sakit tidak sesuai dengan bayangannya. Bayangin benda sebesar itu masuk ke dalam tempat yang kecil dan sempit, betapa meringisnya saat itu tapi sisanya? Dira menikmatinya karena William melakukannya dengan pelan dan lembut. Matahari dari arah jendela menembus tempat ia tidur. Dira memuka matanya dan Will sudah bangun ia berbalik dari arah jendela sambil memegang cangkir putih berisi kopi s**u. ‘’Pagi cantik.’’ Sapanya Will sambil meletakan cangkir di meja dan duduk didekat Dira. Dira bangun ia memperbaiki selimutnya yang jatuh di perut hingga dadanya keliatan. Mata Will menengok ke p******a yang dipenuhi bercak merah. ‘’Pagi sayang.’’ Balas Dira sambil menarik nafasnya. Will mencium kening Dira dan menjauh. ‘’Stttss.’’ Ringis Dira saat m

