Keano memeluk Andrea dari arah belakang, menelusupkan tangannya ke dalam baju kebesaran yang wanita itu kenalan. Mengusap perutnya dengan perlahan, dan sesekali menghadiahi Andrea dengan kecupan basah di leher wanita itu. "Apa yang kau lakukan. Tanganmu masih sakit Keano." kata Andrea mencoba melepaskan diri dari pelukan Keano. Bukannya berhenti Keano malah membalik badan Andrea, menempelkan keningnya pada kening Andrea. Tak henti-hentinya dia mengusap perut dan juga punggung wanita itu, tanpa mempedulikan tangannya yang kembali nyeri karena pergerakan ini. Sesuatu telah bangkit dalam diri Keano, dia pun mengusap pipi Andrea yang hanya diam saja tanpa melakukan pertahanan. Keano terlalu fokus dengan rasa aneh yang dia rasakan, tangannya mengusap bibir wanita itu sebelum mencicipi nya.

